7 Cara Mendapatkan Uang Tambahan Modal Minim

Cara mendapatkan uang tambahan, pastinya selalu menjadi topik yang renyah dibahas. Karena, baik orang yang sudah punya penghasilan maupun yang tidak berpenghasilan (misalnya ibu rumah tangga yang murni mengurus rumah tangga) menginginkan tambahan pemasukan untuk menopang kebutuhan sehari-hari.

Tren anak muda usia sekolah maupun kuliah yang mencari uang tambahan juga kian menambah semarak dunia usaha. Umumnya, mereka mencari uang tambahan dengan modal yang minim.

Tidak seperti orang yang memang berniat membuka usaha dengan modal uang untuk menyewa tempat usaha dan membeli persediaan, bisnis sampingan modal minim hanya membutuhkan beberapa ratus ribu rupiah saja untuk memulainya.

cara mendapatkan uang tambahan
Photo by Gabriel on Unsplash

Bahkan, ada yang benar-benar nol rupiah, hanya bermodal skill dan peralatan yang umumnya sudah dimiliki sebelumnya seperti handphone dan laptop.

Nah, jika kamu sedang mencari ide usaha sampingan yang bisa menambah pundi-pundi mengalir ke dompet atau rekeningmu, baca artikel ini sampai habis, ya!

Cara Mendapatkan Uang Tambahan dengan Jualan Pulsa dan Kuota

Pilihan teratas dari mencari uang tambahan adalah jualan pulsa dan kuota. Ya, jualan pulsa bisa dilakukan oleh siapa saja, hanya bermodalkan handphone dan saldo pulsa.

Saya sendiri menekuni usaha jualan pulsa sudah sejak SMA. Dulu pas SMA sih bukan murni usaha saya, tapi dari organisasi ROHIS.

Modal HP dan saldo deposit pulsa pun masih punya orang. Untuk top up pun masih susah kala itu (sekitar tahun 2008), harus setor tunai ke teller bank BCA.

Tapi dari situ saya tahu, bahwa dengan modal HP dan saldo deposit mulai dari 50.000 rupiah saja kita sudah bisa jualan pulsa. Kalau saya sekarnag mendaftar di agen, download aplikasi dan top up deposit via m-banking.

Mudah, murah, cepat, dan tentunya menghasilkan. Kalau modal masih minim, gak papa banget sih 50-100 ribu rupiah kamu puter-puter dulu. Jadi, tiap ada yang beli pulsa usahakan bayar cash ke kamu, dan kamu bisa top up lagi jadi saldo deposit.

Untungnya berapa?

Sepenglaman saya sih, kira-kira 500-2000 rupiah per transaksi (tergantung besar kecilnya pulsa yang dijual dan juga harga dari agennya).

Kalau kamu punya langganan 1 orang aja per hari yang mengisi pulsa, maka kamu bisa mendapatkan uang tambahan 15-60 ribu rupiah per bulan. Lumayan, kan, hasilnya bisa buat ngisi kuota kamu sendiri.

cara mendapatkan uang tambahan dengan jualan pulsa indriani taslim
Photo by Mia Baker on Unsplash

Selain pulsa, biasanya juga dalam satu aplikasi bisa buat isi kuota, token listrik, isi saldo dompet digital, dll. Jadi, buat ngedapetin minimal 30 transaksi per bulan nggak sulit-sulit amat.

Rajin aja nawarin ke orang, promosi ke orang sekitarmu bahwa kamu bisa isi pulsa, isi token dan top up dompet digital.

Kunci supaya bisnis ini langgeng hanya satu : JANGAN PERNAH MEMBERI UTANGAN PULSA!

Sad but true, sekali kamu diutangin, bakalan banyak yang berutang ke kamu. Malah jadi langganan buat utang pulsa.

Saya pernah punya pengalaman pahit soal ini. Ya, gak sampai gak dibayar sih utangnya, tapi luama dan dapet omongan gak enak pas nagihnya.

Padahal, untungnya memang gak seberapa. Misal isi pulsa 10rb dengan 100 ribu, maksimal dapat untungnya juga 2000 perak. Berasa ngutangin uang kan ya…?

Tapi, itulah dunia usaha. Ada tantangannya masing-masing. Yang jelas, jika tekun berjualan pulsa, minimal kamu udah gak bingung lagi ngisi kuota HP-mu karena laba jualan pulsanya bisa buat beli kebutuhan pulsamu. Asyik, kan?

Oh ya, harus teliti ya saat mengirim pulsa. Supaya tidak ada kejadian pulsa nyasar atau salah nomor yang diisi. Saya pernah nombok beberapa kali, tapi it’s okay, dijadikan pengalaman aja biar waspada.

Jadi Dropshiper Online Shop

Next, ini juga ssangat mudah untuk dilakukan. Kamu tinggal mencari supplier dari barang yang ingin kamu jual. Misalnya aja kamu ingin jualan baju.

Kamu bisa cari instagram onlineshop yang membuka peluang dropshipper (biasanya mereka mencantumkannya di bio instagram mereka).

Setelah itu, kamu bisa tanyakan syarat dan ketentuannya jadi dropshiper produk mereka. Tentang menjadi dropshiper ini juga bisa kamu pelajari di video youtube atau artikel blog lainnya.

Setiap supplier memiliki syarat yang berbeda-beda. Kamu bisa tes dulu, mana supplier yang responsif dan penanganan dropshippernya bagus.

Untuk meyakinkanmu, kamu bisa pesan 1-2 produk dulu, supaya yakin dengan produk yang dijual bukan abal-abal.

Kamu juga bisa melihat keseriusan supplier terhadap dropshipper, dengan melihat cara mereka packing produk, pengiriman, dll.

cara mendapatkan uang tambahan dengan jualan online indriani taslim
Photo by Lucrezia Carnelos on Unsplash

Kamu bisa tes dengan mengirim produkmu ke alamat saudara atau temanmu, apakah benar mereka mengirimkan atas namamu atau olshop mereka sendiri.

Kelihatannya ribet dan ada modalnya di awal ya…?

Iya sih, tapi ini lebih aman daripada kamu menjadi dropshipper dari toko online abal-abal yang tidak amanah. Reputasimu sendiri nanti yang jelek, karena supplier yang kamu pilih tidak amanah.

Saya mau cerita sedikit tentang bisnis dropship ini.

Saya sudah menjalankan bisnis ini sejak tahun 2017. Saya memilih beberapa brand gamis untuk saya jual. Hampir tanpa modal ya, hanya HP dan kuota internet saja.

Ada juga supplier yang memberikan ketentuan harus belanja sekian rupiah dulu baru bisa gabung reseller.

Saya sudah kenyang daftar reseller di berbagai supplier, tapi akhirnya beberapa saya lepas (karena kesibukan kerja), dan sekarang hanya memiliki 4 supplier saja.

Karena satu supplier sudah multi brand, artinya yang dijual juga bermacam-macam produk dari berbagai brand. Saat ini, saya fokus menjadi reseller dropship baju muslim, tas/sepatu, dan furniture.

Status saya sekarang bukan cuman jadi dropshipper sih, tapi sudah reseller, dimana perlu sedikit modal (500 ribu sampai 5 juta) untuk menjadi reseller.

Keuntungannya, diskonnya juga lebih besar. Namun, kamu bisa jadi dropshipper dulu dan menjadikannya alternatif cara mendapatkan uang tambahan dari berjualan dengan modal minim.

Cara Mendapatkan Uang Tambahan dengan Bisnis Jasa

Bisnis jasa itu bermacam-macam. Jika kamu suka menggambar atau mendesain, kamu bisa membuka jasa desain grafis untuk berbagai kebutuhan. Misalnya saja mendesain cover atau ilustrasi buku, desain untuk dicetak di kemasan, souvenir, kaos, dll.

Jasa lain yang bisa kamu tawarkan adalah jasa mengurus segala sesuatu, misalnya pajak kendaraan atau jasa pengantaran. Kamu bisa mulai mengenali apa kebutuhan yang ada di sekitarmu. Kamu juga bisa survey secara online, jasa apa saja yang dibutuhkan di jaman sekarang ini.

Ide jasa lainnya adalah jasa pemesanan catering dan aqiqah. Di kota saya, banyak orang membutuhkan jasa catering untuk hajatan atau untuk keperluan aqiqah.

Kamu bisa bekerjasama dengan vendor untuk membuka jasa pemesanan catering dan aqiqah ini, dengan menambahkan biaya jasa pengurusannya. Pokoknya, klien kamu cukup duduk manis dan kamu yang mengurus keperluannya.

Dengan modal utama kemampuan dan peralatan yang terbilang sederhana (biasanya sudah kita miliki), kamu bisa meraup uang tambahan ratusan ribu hingga jutaan per bulannya.

Menulis Artikel Freelance

Cara mendapatkan uang tambahan berikutnya yang bisa jadi tanpa modal uang adalah dengan menulis artikel freelance.

Jika kamu suka menulis (kayak saya, hehe) kamu bisa mendapatkan uang tambahan hanya dengan menulis artikel untuk blog atau website.

Jika kamu belum berpengalaman, kamu bisa bikin portofolio terlebih dahulu. Cara termudah adalah dengan menjadi blogger.

Kamu bisa menulis artikel dengan topik-topik tertentu yang dibutuhkan oleh pemilik web, misalnya tentang fashion, skincare, gadget, tempat wisata, dll.

Tulislah artikel dengan cara rewrite atau menulis ulang dari beberapa artikel referensi, kemudian menuliskan dengan gaya bahasamu sendiri.

menulis artikel berbayar untuk blog
Photo by Kaitlyn Baker on Unsplash

Jangan pernah copy paste bulat-bulat artikelnya, atau hanya mengganti sinonim saja ya. Kamu perlu belajar untuk menulis ulang atau rewrite tulisan supaya artikelmu berkualitas.

Nah, setelah menulis artikel, kamu publish deh ke blog kamu. Kamu bisa menawarkan jasa menulismu di marketplace jasa seperti sribulancer, freelancer, sociabuzz, atau di social media yang kamu miliki (facebook, instagram, twitter, quora, dll).

Berbekal portofolio yang bagus, kamu akan mudah menemukan orang yang memerlukan jasa penulisan artikel untuk blog atau website mereka.

Cara lainnya adalah melamar menjadi kontributor penulis artikel di agensi artikel atau langsung ke website/blog yang sedang hire penulis (ini sih butuh koneksi dan informasi yang akurat ya, karena biasanya mereka mencari penulis yang sudah terpercaya untuk direkrut).

Jika sudah punya portofolio menulis artikel, kamu akan lebih mudah lagi mendapatkan klien. Klien akan datang sendiri mencari kamu untuk menawarkan pekerjaan freelance menulis artikel.

Apalagi jika artikelmu terbukti berkualitas, SEO friendly (ditulis berdasarkan kaidah-kaidah SEO yang baik), dan bebas plagiarisme.

Harga per artikel yang kamu tulis tergantung dari panjang tulisan serta kualitasnya.

Kamu bisa menawarkan mulai dari 10.000 rupiah per artikel untuk artikel 300 kata. Ada juga yang mau membayar mahal artikel hingga ratusan ribu per artikel, dengan syarat yang lebih berat tentunya.

Dengan cara ini, kamu bisa menghasilkan tambahan uang ratusan ribu hingga jutaan rupah hanya dengan menjadi penulis artikel freelance.

Oleh karena itu, belajarlah menulis dengan tekun, kuasai materi menulis artikel yang ramah SEO, dan jangan pernah plagiat atau membuat artikel dengan cara curang seperti menggunakan spinner artikel.

Cara Mendapatkan Uang Tambahan dengan Menulis Buku

Selain menulis artikel freelance seperti yang sudah saya jabarkan di atas, peluang lainnya untuk mendapatkan uang tambahan dengan minim modal adalah dengan menulis buku. Berbekal laptop, ide, dan semangat menulis, kamu bisa mulai menulis buku yang kamu inginkan. Bisa fiksi, bisa juga non fiksi, sesuai dengan bidang yang kamu kuasai.

Misalnya kamu lebih suka mengarang novel atau cerita pendek, kamu bisa menulis novel ringan. Sehari tak perlu banyak, cukup 1-3 halaman, atau sekitar 300-1000 kata. Sebuah novel biasanya terdiri dari 20.000-50.000 kata. Jika kamu konsisten mengerjakan naskah buku, maka dalam 1-2 bulan kamu sudah punya satu buah naskah untuk ditawarkan ke penerbit.

cara mendapatkan uang tambahan dengan menulis buku by indriani taslim
Photo by NeONBRAND on Unsplash

Jika kamu tidak punya modal, lebih baik kamu serahkan naskahmu ke penerbit mayor, supaya kamu tidak susah payah memikirkan biaya cetak dan marketing bukumu. Jika naskahmu bagus, naskahmu akan diterima penerbit. Kamu tinggal menunggu proses penerbitan dan menikmati royaltinya tanpa mengeluarkan modal apapun (malah kamu dapat uang tambahan yang lumayan jika bukumu laris manis).

Jika kamu punya modal, bisa juga kamu mengurus penerbitan bukumu secara mandiri (self publishing). Namun, jika kamu tidak punya jiwa bisnis, sebaiknya kamu tidak menempuh jalan ini.

Saya pernah mendengar saran dari seorang penulis kenalan saya yang sudah menjadi writerpreneur yakni Ma’mun Affany, menulis buku dan menerbitkan buku sendiri memiliki tantangan yang jauh berbeda.

Jika kamu menerbitkan buku sendiri dengan modal dari kantong sendiri, maka kamu harus siap menghadapi resiko bisnis. Bisa untung bisa rugi. Semuanya kamu yang menanggung.

Sedangkan jika kamu hanya menulis dan menyerahkan naskahmu ke penerbit, kamu hanya perlu menyiapkan mental saja, apakah naskahmu akan diterima atau tidak, laku atau tidak. Kamu tidak perlu memikirkan resiko bisnisnya karena itu semua sudah ditanggung penerbit.

Namun, saya tetap menyarankan kamu yang hobi menulis untuk menulis naskah buku, sebagai wujud karya dan juga salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan uang tambahan dengan modal minim.

Buka Les Privat

Di masa sekarang ini, tetap ada yang mencari guru les privat. Baik untuk pelajaran, maupun keterampilan lainnya misalnya les privat bahasa inggris, komputer, mengaji, menulis, memasak, menjahit, dll. Jika kamu memiliki skill menjadi pengajar, mengapa tidak untuk membuka les privat?

Kamu akan diberikan imbalan berupa uang setiap kedatangan atau bahkan dihitung per jam. Misalnya, ada yang mematok tarif 50.000/jam untuk privat pelajaran anak SMA. Untuk yang sifatnya mengajarkan skill mungkin kamu bisa mematok tarif lebih tinggi dengan durasi yang bisa kamu sesuaikan dengan level kemampuan murid lesnya.

Yang jelas, kamu hanya butuh modal minim, yakni peralatan mengajar dan kendaraan untuk mendatangi rumah murid les kamu. Jadi, apa skill yang bisa kamu ajarkan di les privat?

Jual Cemilan dan Minuman Kekinian

Saran terakhir yang bisa saya berikan buat kamu tentang cara mendapatkan uang tambahan dengan modal minimal adalah dengan menjual cemilan dan minuman kekinian.

Saya beberapa kali membaca sharing orang yang sudah berani memulai bisnis cemilan dan minuman kekinian. Hanya dengan mencoba resep yang ada di internet, membuat brand, mencetak stiker/label untuk kemasan, dan menawarkan makanan dan minuman dengan sistem pre order, maka kamu berkesempatan meraup keuntungan yang tidak sedikit.

Kuncinya adalah kreatif dan berani memulai. Tawarkan melalui media sosial yang kamu miliki seperti instagram, facebook, atau story whatsapp untuk memperkenalkan produkmu. Sangat mudah kan…?

Kamu juga bisa memasukkan usaha cemilan dan minuman yang kamu buat ke aplikasi seperti Go Food dan Grab Food. Kamu juga bisa menawrkannya dari mulut ke mulut, karena bisnis makanan dan minuman ini umumnya memiliki pasar dalam lingkup yang kecil (penjual dan pembeli masih satu wilayah).

Jika kamu sudah memiliki langganan, maka kamu bisa mendapatkan cuan berkat repeat order dan promosi dari mulut ke mulut. kamu juga bisa meminimalisir modal dengan sistem pre order tadi. Jadi kamu hanya membuat makanan dan minuman kalau ada yang order saja. Gampang, kan?

Nah, sudah kebayang belum, mau coba yang mana? Saya sendiri sudah mencoba sebagian dari ide yang sudah saya tulis dalam artikel ini. Alhamdulillah, rezeki datang dari mana saja asalkan kita mau berusaha.

Semoga sukses ya!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *